Lomba desa yang digelar setiap tahun adalah wahana untuk menunjukkan pembangunan desa dan mendorong kemajuan warga desa untuk pembangunan desa tersebut. Lomba desa ini meliputi bidang kesehatan masyarakat, pendidikan masyarakat, ketertiban dan keamanan, partisipasi masyarakat, pemerintah desa dan PKK. Terkait dengan hal ini pemerintah Kabupaten Buru lewat BPDM Kabupaten Buru menggelar lomba desa tahun 2012 di buka oleh Wakil Bupati Buru Ir. Juhana Soedradjat yang berlangsung di desa Waepure kecamatan Air Buaya Kamis (10/05/12). Dasar perlombaan Desa tingkat Kabupaten Buru meliputi menurut ketua panitia lomba desa di atur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No.13 Tahun 2007 tentang perlombaan Desa dan kelurahan, Surat Gubernur Maluku Nomor : 414.4/093 Tentang persiapan pelaksanaan perlombaan Desa dan Kelurahan Tahun 2012 serta Surat keputusan Bupati Buru Nomor : 414.4-71 Tahun 2012 Tentang pembetukan panitia pelaksanaan perlombaan Desa Kabupaten Buru Tahun 2012.
Terkait masalah tambang emas yang ada di dusun Wamsait desa Dafa Kecamatan Waeapo yang selama ini buah bibir masyarakat, kini pemerintah Kabupaten Buru bersama masyarakat adat telah memberikan solusi tentang pengelolahan tambang emas yaitu dengan membentuk Koperasi Tambang Rakyat yang nantinya akan dikelola oleh masyarakat sendiri. Pemerintah hanya memfasilitasi adanya koperasi, dan hasilnya itu kedepan dapat dirasakan oleh masyarakat. Penegasan ini disampaikan oleh Bupati Buru Ramly Umasugi beserta jajarannya ketika mengahadiri acara Sosialisasi Pembentukan Koperasi Tambang Rakyat di Arena Panen Raya Desa Waenetat, Kecamatan Waeapo Sabtu siang (05/05/12). Hadir dalam acara tersebut, unsur Muspida dan masyarakat adat dari dataran Waeapo.
Sejak sepekan terakhir ini masyarakat kota Namlea dan sekitarnya sulit untuk mencari Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin atau premium. Kesulitan ini tentunya cukup mengganggu aktivitas masyarakat terutama yang menggunakan kendaraan bermotor. Setiap hari terlihat antrian masyarakat yang panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terutama pada pagi dan siang hari. Apalagi sekarang ini wajah kota Namlea sudah banyak kendaraan bermotor yang lalu lalang di jalan-jalan. “Kami mengantri bensin di SPBU ini sudah hampir satu jam”, tandas Agus salah seorang warga Namlea ketika sedang antri di SPBU.
Aneka ragam pakaian adat nusantara yang dipakai oleh anak-anak sekolah dari TK hingga tingkat SD mewarnai hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Buru yang berlangsung di lapangan Pattimura kota Namlea Rabu (02/05/12). Selain peragaan berbagai busana adat nusantara yang dipakai oleh anak-anak, peringatan Hardiknas tahun 2012 ini juga dimeriahkan dengan acara seni, gerak dan lagu yang di tampilkan oleh masing-masing sekolah sebagai tanda terima kasih kepada guru mereka. Sedangkan pada upacara peringatan Hardiknas tingkat Kabupaten Buru bertindak selaku inspektur upacara yaitu Bupati Buru Ramly Umasugu, S.Pi,MM yang ditandai dengan penaikan bendera merah putih.
Sebanyak 18 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan oleh pihak eksekutif kepada pihak legislatif, yakni DPRD Kabupaten Barudan telah disetujui serta ditetapkan sebagai peraturan daerah (PP). Persetujuan 18 Ranperda tersebut disetujui dalam rapat paripurna penyampaian kata akhir fraksi DPRD Kabupaten Buru terhadap 18 Ranperda pada masa sidang I yang berlangsung di gedung DPRD Kabupaten Buru Jumat (20/04/12) yang dipimpin oleh ketua DPRD Kabupaten Buru Ir. Maksin Bugis.


